Featured Post Today
print this page
Latest Post

Minggu, 18 November 2012

Reaksi Imigran di Los Angeles atas Kemenangan Obama Beragam

Daerah-daerah imigran di seluruh Los Angeles menunjukkan beragam reaksi atas kemenangan kembali Presiden Obama dalam pilpres 6 November lalu.
Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).

Obama Dinyatakan Menang Pemilu di Florida

Dengan tambahan 29 suara elektoral dari negara bagian Florida, perolehan suara elektoral untuk Obama menjadi 332, sementara perolehan Romney tetap 206.
Presiden Barack Obama dinyatakan menang di negara bagian Florida sehingga menambah perolehan suara elektoral menjadi 332 (foto: dok).
Presiden Amerika Barack Obama dinyatakan sebagai pemenang Pemilu di negara bagian Florida, empat hari setelah ia dinyatakan kembali terpilih sebagai Presiden.

Florida menjadi satu-satunya negarabagian yang masih menghitung jumlah surat suara setelah Pemilu hari Selasa, yang menghadapkan Presiden Obama dari Partai Demokrat yang berkuasa dengan kandidat Partai Republik Mitt Romney.

Pemerintah negara bagian Florida mengatakan Presiden Obama meraih 50 persen suara sedangkan Romney meraih 49,1 persen. Perbedaan jumlah suara keduanya hampir 74 ribu, jumlah yang cukup untuk melampaui batas setengah persen yang mengharuskan dilakukannya penghitungan ulang.

Bahkan tanpa negarabagian tersebut, Presiden Obama sudah memperoleh lebih dari 270 suara Electoral College yang dibutuhkan untuk memenangkan Gedung Putih.

Di Amerika, setiap negarabagian diberi sejumlah electoral votes yang ditetapkan berdasarkan jumlah penduduk. Hal sama dilakukan untuk jumlah senator dan anggota DPR yang mewakili negarabagian itu di Kongres. Kecuali negarabagian Maine dan Nebraska, calon yang meraih suara terbanyak mendapat semua suara Electoral College dari negarabagian itu.

Dengan tambahan 29 suara elektoral dari negara bagian Florida, perolehan suara elektoral untuk Obama menjadi 332, sementara perolehan Romney tetap 206.

Pertempuran di Jalur Gaza Semakin Sengit

Israel melancarkan lebih dari 200 serangan udara atas Jalur Gaza hari Sabtu, selagi tembakan roket militan Hamas terus melumpuhkan Israel selatan.
Asap hitam mengepul ke udara setelah pesawat-pesawat tempur Israel menyerang kantor perdana menteri, kantor polisi, dan kediaman komandan militer, serta gudang dan terowongan penyelundupan senjata di Gaza. (foto: 11/17/2012).

Roket Palestina cederai empat tentara Israel


Jejak asap terlihat dari sebuah roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza bagian utara, Kamis (15/11). (REUTERS/Nir Elias)
Yerusalem (ANTARA News) - Satu roket tembakan pejuang di Jalur Gaza mencederai empat tentara Israel pada Sabtu, kata militer negara Yahudi itu.

"Tiga tentara cedera akibat serangan roket, yang menghantam  wilayah Eshkol," kata juru bicara militer Israel.  Eshkol adalah daerah di sepanjang bagian selatan perbatasan Israel dengan Gaza.

Pejabat itu kemudian mengubah angka itu menjadi empat tentara cedera, dengan mengatakan semua mereka "luka ringan". Satu sumber militer mengatakan: "Mereka berada dalam sebuah gedung saat kejadian."

Pengumuman itu bertepatan dengan satu pernyataan oleh para pejuang HAMAS yang mengatakan mereka menembakkan peluru-peluru mortir ke satu "posisi" di Reim, satu lokasi di dewan regional Eshkol yang terletak delapan kilometer dariJ alur Gaza tengah.

"Pada pukul 10,00 am (15.00 WIB), Brigade Ezzedie al-Qassam menembaki posisi Reim dengan lima peluru mortir," katanya tanpa menjelaskan lebih jauh.

Tiga tentara lainnya cedera akibat serangan roket Kamis bersama dengan 16 warga sipil, dan tiga orang tewas akibat serangan roket yang menghantam sebuah rumah di Netivot pada hari yang sama.

Jet Israel serang Gaza, empat orang Palestina tewas



Warga Palestina membantu memadamkan api setelah serangan udara Israel meledakkan mobil komandan senior Hamas Ahmed Al-Jaabari di Kota Gaza, Palestina, Rabu (14/11). Seorang pejabat senior Israel mengatakan bahwa pembunuhan Hamas Ahmed Al-Jaabari itu bukanlah yang terakhir dari serangan Israel terhadap daerah pesisir itu dan akan ada serangan lanjutan. Komandan senior Hamas Al-Jaabari tewas saat mobilnya menjadi target serangan udara Israel. (FOTO ANTARA/REUTERS/Stringer/ox/12.)
Kota Gaza (ANTARA News) - Empat orang Palestina tewas dalam serangan baru Israel di Jalur Gaza, Jumat, kata seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Hamas kepada AFP.

"Tiga warga mati syahid dalam serangan di kamp Maghazi dan mayat mereka dibawa ke Rumah Sakit Syuhada al-Aqsa," kata Ashraf al-Qudra, dengan menambahkan bahwa seorang keempat tewas kemudian akibat serangan yang sama, lapor AFP.

Serangan di Jalur Gaza tengah itu ditujukan pada sebuah rumah, katanya, dan dua dari mereka yang tewas adalah kakak-beradik. Tidak jelas apakah mereka warga sipil atau pejuang.

Dengan kematian keempat orang itu, jumlah korban tewas dalam kekerasan yang meletus pada Rabu sore menjadi 28, dan sedikitnya 270 orang cedera, kata beberapa pejabat Palestina.

Serangan itu berlangsung ketika gempuran-gempuran udara dilakukan di Kota Gaza, Khan Yunis pusat dan Rafah selatan,

Sejak Israel membunuh seorang pemimpin Hamas pada Rabu sore, roket-roket yang ditembakkan dari Gaza menewaskan tiga orang Israel dan mencederai 16 lain, kata polisi dan petugas medis.

Juga Jumat, sebuah roket yang ditembakkan pejuang di Jalur Gaza menghantam kawasan permukiman Tepi Barat sebelah selatan Yerusalem.

"Informasi awal menunjukkan bahwa sebuah roket jatuh di Gush Etzion di Judaea dan Samaria (Tepi Barat) dan polisi sedang dalam perjalanan menuju ke sana," kata juru bicara kepolisian Luba Samri kepada AFP.

Militer mengkonfirmasi bahwa sebuah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghantam "daerah terbuka di luar Yerusalem" namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut dan hanya mengatakan serangan itu tidak menimbulkan korban atau kerusakan.

Sayap militer gerakan Hamas yang menguasai Gaza mengklaim bertanggung jawab atas penembakan roket itu.

"Brigade Qassam membom wilayah pendudukan Yerusalem dengan roket Qassam M75," kata Brigade Ezzedine al-Qassam dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP.

Serangan itu berlangsung hanya beberapa jam setelah sebuah roket lain yang ditembakkan dari Gaza jatuh ke laut di lepas pantai Tel Aviv pusat, yang menimbulkan kepanikan di kalangan pengunjung pantai di metropolis komersial itu.

Roket tersebut menghantam daerah perairan yang hanya berjarak 200 meter dari Kedutaan Besar AS di kawasan pesisir.

Serangan roket Gaza ke daerah Tel Aviv itu berlangsung pada hari kedua berturut-turut dan aparat-aparat Israel menyebutnya sebagai penembakan pertama semacam itu terhadap kota tersebut sejak Perang Teluk 1991, ketika wilayah itu dihantam oleh rudal-rudal Scud Irak.ANT)

Turki kutuk Israel soal Jalur Gaza



Recep Tayiyip Erdogan. (ANTARA)
Istanbul (ANTARA News/Reuters) - Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengutuk serangan udara Israel ke Jalur Gaza pada Jumat, sebagai aksi pra-pemilihan umum dan mengatakan dirinya berencana membahas krisis tersebut dengan Presiden Mesir, Mohamed Moursi, di Kairo akhir pekan ini.

Di bawah Partai AK, yang berakar Islam pimpinan Erdogan, Turki telah berusaha menggunakan pengaruhnya sebagai negara demokratis yang baru muncul di dunia Muslim untuk meningatkan pengaruhnya di Timur Tengah, dan menjauhkan diri dari bekas sekutunya, Israel.

Erdogan mengatakan, bermaksud berbicara melalui telepon dengan dengan Presiden AS Barack Obama, Jumat malam, dan Ankara juga berusaha mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di tengah prospek serbuan darat total Israel.

Amerika Serikat (AS) menyatakan, meminta Turki dan Mesir mendorong HAMAS --yang menguasai Jalur Gaza-- agar menghentikan serangan roket ke dalam wilayah Israel. Tapi Erdogan malah dengan tegas menyalahkan negara Yahudi itu sebagai pangkal krisis yang bertambah parah tersebut.

"Sebelum pemilihan umum ini, Israel menembak rakyat yang tak berdosa ini di Jalur Gaza untuk alasan yang mereka buat-buat," kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul sebagaimana diberitakan Reuters.

Ia menimpali, "Negara besar di dunia sekarang membuat petempur dan rakyat Jalur Gaza membayar, dan sebagai Republik Turki kami bersama saudara kami di Jalur Gaza dan tujuan adil mereka."

Hubungan antara Turki --yang dulu menjadi satu-satunya sekutu Israel dari dunia Muslim-- goyah sejak marinir Israel menyerbu kapal bantuan tujuan Jalur Gaza pada 2010 untuk menerapkan blokade laut atas Jalur Gaza. Sembilan warganegara Turki tewas dalam bentrokan antara marinir Yahudi dan pegiat perdamaian.

Pekan ini, dua hari serangan udara gencar Israel ke Jalur Gaza dan pemanggilan tentara cadangan telah meningkatkan kekhawatiran mengenai serbuan darat penuh dalam upaya mengakhiri serangan roket gerilyawan, yang beberapa di antaranya telah menghantam kota terbesar Israel, Tel Aviv, untuk pertama kali.

Sebanyak 22 orang Palestina telah gugur dalam serangan udara itu sejak Rabu (14/11). Tiga orang Yahudi juga tewas oleh satu roket pada Kamis.
(Uu.C003)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. INTERNASIONAL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger